Rabu, 01 Februari 2012

KATAKAN TIDAK Pada Mistisme dan Perdukunan

KRITIK SOSIAL WARGA KAMPUNGKU

Kehidupan yang sudah modern ini tidak begitu mempengaruhi terhadap kehidupan sosial warga kampung Desa Poncoharjo, betapa tidak, desa yang terletak di Kecamatan Bonang Kabupaten Demak ini kehidupan sosialnya masih di pengaruhi oleh mistisme yang sangat kental, latar belakang pendidikan menjadi sumber awal ketika warga kampung ini masih begitu kuat kepercayannya terhadap tahayyul. Sebagai contoh tiga tahun belakangan hampir di tiap tahun setelah idul fitri kejadian demi kejadian kadang silih berganti, yang paling mutahir adalah kejadian hantu cekik yang begitu menjadi fenomena.

Berkaitan dengan hantu cekik ini adalah, ketika ada warga kampung asal desa ini ada yang memuja ke Ratu Pantai Selatan untuk mencari pesugihan dengan cara membunuh atau mencari korban dengan dicekik, jika mendapatkan satu korban si pelaku pesugihan akan mendapat satu peti uang yang akan merubah kehidupan sosial pelaku pesugihan tersebut.

Selain itu ada juga yang menggunakan pesugihan berupa meminta bantuan terhadap hantu cebol atau yang kita kenal dengan tuyul. Sebagai contoh jika pelaku pesugihan tuyul itu ingin melakukan sumbangan terhadap pesta pengantenan misalnya maka, amplop yang tanpa nama itu akan hilang isinya alias kosong, meski ada orang yang dengan sengaja memisahkan amplop pemberian orang yang diduga pelaku pesugihan tuyul tersebut, karena memang di kampung ini pemberian kadang masih berupa datang langsung yakni dengan memperlihatkan kedatangannya.

Selain itu ada juga isu yang tersebar yaitu dengan datang secara bersama antara dua orang lawan jenis yang bukan muhrim dewasa ke salah satu tempat pemujaan di Gunung Kemukus Kabupaten Grogoban Jawa Tengah yakni dengan melakukan hubungan suami istri disana.lalu setelah pulang mereka merahasiakan perilakunya karena hanya satu orang saja yang akan berhasil, setelah salah satu berhasil maka pihak yang kaya harus membantu ke pihak yang tidak berhasil.

Ada juga pemujaan yang lain yang tersebar di masyarakat desa ini yakni ada juga yang kaya karena berserikat dengan hantu ular yakni harus membuat tempat khusus dengan ritual-ritual khusus untuk melakukan hubungan suami istri dengan iblis tersebut . dan sebagainya dan sebagainya.

Selain yang terlihat sangat jelas sifat persekutuannya, ada juga yang terbalut dengan bersifat ritual keagamaan, yakni dengan melakukan upacara-upacara pembacaan teks sejarah ulama di tempat pohon besar yang dipercaya merupakan petilasan dari sesepuh yang dipercaya mempunya kekuatan magis. Karena memang diyakini oleh penduduk setempat di desa ini banyak sekali leluhur yang berpengaruh terhadap kehidupan penduduk setempat.

Semoga kita terhindar dari persekutuan dengan selain Allah, cukuplah Allah menjadi penolong terhadap apa yang kita usahakan.

0 comments:

Posting Komentar

tinggalkan komentar anda disini