TULISAN ISENG SAJA
(Bandung Love Story)
Malam baru saja mulai dan selimut
malam mulai menyisir setiap sudut alam fana ini, bersamaan dengan saat hati penulis
ingin menulis, namun entah apa yang ingin penulis tulis. Betapa tidak, tulisan kadang hanya
bersarang di folder komputer tanpa ada keinginan lagi untuk menyelesaikannya,
memang menulis adalah mudah, mudah karena hanya ambil pulpen dan tulis apa saja
yang akan anda tulis. Hal ini tentu
berlalu juga bagi penulis yang kadang di sela-sela jualan, penulis membuka
kumputer jinjing untuk sekedar mengisi waktu sambil menunggu pembeli mampir penulis
menulis namun kadang belum mempunyai bahan yang akan dibahas dan ditulis nanti.
Sambil menundukkan mata ke pandangan
layar komputer sesekali penulis mendongak, berharap ada dan menyapa ramahcalon
pembeli yang akan membeli dagangannya. Serta kadang penulis melihat lepas ke
luar jalan melihat hilir mudik mobil-mobil skala besar yang lalu-lalang melintasi
jalan pantura yang super sibuk ini. Sesekali matanya bersamaan dengan hati mengucap
Masyaallah melihat makhluk berparas elok melintas dari pandangan mata.
Bersamaan pandangan mata yang mensiratkan
kekaguman, hati mulai mengingat perjalanan masa muda yang tentu penuh dengan masa
indah bersama pasangan, berkaitan dengan masa muda penulis hanya mengalaminya
dengan seorang wanita saja yang dijalaninya saaat masa perkuliahan dulu, karena
masa sebelumnya yakni MTS dan Aliyah berada di pesantren dan di masa yang indah
itu penulis bersama teman sekampusnya yang bersama –sama dalam suka maupun duka
dalam dunia pekuliahan, sehingga masa perkuliahan itu mempunyai memori
tersendiri bagi penulis yang tentu berkesan.
Kesan itu yakni, kemana-mana
selalu bersama menjelajah luasnya kota Bandung yang penuh dengan wisata
alamnya, dengan motor sederhana penulis menjelajahi semua sudut kota Bandung
sampai ke ujung kota dan pegunungannya, hampir semua sudut wisata alam yang ada
di kota itu dilewati penulis bersama sang kekasih hati.
Bukan hanya berwisata ria saja
namun penulis banyak turut andil dalam penyelesaian tugas –tugas pasangannya, mulai
tugas kuliah yang bersifat tugas harian sampai pembuatan skripsi yang
perjuangannya sungguh lumayan berkesan karena sulitnya bahan saat itu. Namun dengan
kesungguhan bekerja menyelesaikan tugas akhir, akhirnya penulis mampu menyelesaikan
dua skripsi sekaligus, miliknya dan skripsi pasangannya yang lumayan sulit itu.
ah jadi lebay… ah sudahlah itu masa lalu, namun penulis bersyukur diberi kesempatan melewati masa muda itu, karena menurut penulis cinta dan kasih sayang adalah anugrah.
ah jadi lebay… ah sudahlah itu masa lalu, namun penulis bersyukur diberi kesempatan melewati masa muda itu, karena menurut penulis cinta dan kasih sayang adalah anugrah.
Kini penulis menikmati masa-masa indah
menjadi kepala keluarga, berkumpul bersama, pagi berangkat mengajar kemudian
sorenya istrinya yang mengajar di rumah bersama beberapa santri, sedang penulis bertugas di kois, begitu terus
aktivitas setiap hari yang berlaku rutin bagi penulis, selain itu kini penulis
sangat berbahagia karena diberi amanat lagi oleh Allah Subhanahu Wataala berupa
janin yang dikandung sang istri semoga kelak menjadi anak yang soleh atau
sholihah amin ya rabb…mohon doanya ya pembaca yang budiman.. hehe. Salam…










